Nominativ Bahasa Jerman-Apa itu Nominativ?


Nominativ di dalam Bahasa jerman di sebut juga “Wer-Fall”adalah bentuk dasar dari sebuah kata benda (Nomen) atau kata benda tidak mengalami perubahan apapun. Nominativ secara gramatikal masuk dalam kategori Kasus(Fall). Karena bagaimana Nomen berinteraksi dengan elemen lainnya di dalam kalimat. Nominativ adalah Kasus yang paling sering di gunakan di dalam kalimat Bahasa jerman.

Fragewort (Kata tanya) pada kasus Nominativ 

Di dalam Bahasa jerman, Kata tanya dapat digunakan untuk mengetahui Kasus (Nominativ, Akkusativ, Dativ, Genetiv) yang di miliki kata benda di dalam kalimat dengan bantuan kata tanya. Kata tanya yang mengahasilkan jawaban Nominativ hanya ada dua, yaitu: Was dan Wer. Sebagai contoh:

  1. Ein Bär läuft durch den Wald. (Seekor beruang berjalan melewati hutan)

Penjelasan: 

“Ein Bär” adalah kata benda yang memiliki kasus Nominativ, karena posisinya di dalam kalimat sebagai Subjek. Semua subjek di dalam kalimat memiliki kasus Nominativ. Contoh  kalimat diatas dapat ditanya dengan menggunakan kata tanya Wer dan Was

  1. Wer oder Was läuft durch den Wald? (Siapa atau Apa yang berjalan melewati hutan?)

Penjelasan:

“Wer” dan “Was” adalah kata tanya yang menghasilkan jawaban kata benda yang memiliki kasus Nominativ, karena bentuk kata tanya tersebut selalu membutuhkan jawaban subjek.  

Artikel, Adjektive dan Pronomen pada kasus Nominativ

Beberapa jenis kata yang mendampingi atau menggantikan kata benda di dalam Bahasa jerman juga harus disesuaikan dengan Kasus yang dimiliki kata benda. Jadi, apabila kata benda memiliki Kasus Nominativ, maka jenis kata lainnya juga memiliki Kasus Nominativ. Jenis kata tersebut seperti: Artikel, Adjektiv (Kata sifat) dan Pronomen (Kata ganti).

Artikel dan Adjektiv pada kasus Nominativ

Berikut ini adalah bentuk Artikel dan Adjektiv pada kasus Nominativ. Jadi, apabila kata benda memiliki kasus Nominativ dan di damping dengan Artikel atau Adjektiv, maka Artikel dan Adjektiv tersebut juga memiliki kasus Nominativ. Berikut inilah bentuk Nominativ untuk Artikel dan Adjektiv.

GenusBestimmter ArtikelUnbestimmter ArtikelKein Artikel
Maskulinder liebe Bruderein lieber Bruderlieber Bruder
Feminindie liebe Schwestereine liebe Schwesterliebe Schwester
Neutraldas liebe Kindein liebes Kindliebes Kind
Pluraldie lieben Elterndeine lieben Elternliebe Eltern

Penjelasan:

Bruder, Schwester, Kind dan Eltern adalah contoh kata benda pada kasus Nominativ. “lieb” adalah contoh kata sifat yang mendampingi kata benda tersebut. Pada unbestimmter Artikel bentuk tersebut berlaku juga untuk Possessivartikel

Pronomen pada kasus Nominativ

Berikut ini adalah bentuk Pronomen pada kasus Nominativ. Terdapat beberapa macam Pronomen, seperti: Personalpronomen (kata ganti orang), Possessivpronomen (Kata ganti kepunyaan sebagai pendamping kata benda) dan Possessivpronomen (kata ganti kepunyaan sebagai pengganti kata benda). Jadi, apabila kata benda memiliki kasus Nominativ dan di dampingi atau digantikan dengan Pronomen, maka Pronomen tersebut juga memiliki kasus Nominativ. Berikut inilah bentuk Nominativ untuk Pronomen.

Personalpronomen (Kata ganti orang)

PersonalpronomenArti
ichsaya
dukamu
erdia (laki-laki)
siedia (perempuan)
esdia (benda)
wirkami/kita
ihrkalian
siemereka
SieAnda (baru kenal)

Sebagai contoh:

  1. Was macht Maria heute Abend? (Apa yang ingin Maria lakukan malam ini?)
  2. Sie geht ins Kino heute Abend. (Dia mau pergi ke bioskop malam ini.)

Penjelasan:

“sie” adalah kata ganti orang untuk dia perempuan. “sie” menggantikan kata bendanya “Maria”. Karena sudah disebutkan dalam pertanyaan, sehingga dalam jawaban dapat di gantikan dengan kata ganti orang. Kasusnya adalah Nominativ, karena “sie” adalah subjek di dalam kalimat.

Possessivpronomen (Kata ganti kepunyaan sebagai pendamping kata benda)

Maskulin dan NeutralFeminin dan PluralArti
meinmeineKepunyaan saya
deindeineKepunyaan kamu
seinseineKepunyaan dia (laki-laki)
ihrihreKepunyaan dia (Perempuan)
seinseineKepunyaan dia (benda/neutral)
unserunsereKepunyaan kami/kita
euereureKepunyaan kalian
ihrihreKepunyaan mereka
IhrIhreKepunyaan Anda

Possessivpronomen (Kata ganti kepunyaan sebagai pengganti kata benda)

MaskulinNeutralFeminin dan NeutralArti
meinermeinsmeineKepunyaan saya
deinerdeinsdeineKepunyaan kamu
seinerseinsseineKepunyaan dia (laki-laki)
ihrerihresihreKepunyaan dia (Perempuan)
seinerseinsseineKepunyaan dia (benda/neutral)
unsererunseresunsereKepunyaan kami/kita
eurereureseureKepunyaan kalian
ihrerihresihreKepunyaan mereka
IhrerIhresIhreKepunyaan Anda

Catatan:

Possessivpronomen, dapat digunakan dua fungsi dialam kalimat. yang pertama Possessivpronomen sebagai pendamping kata benda, contoh:

  1. Das ist mein Ball. (ini adalah bolaku)

Penjelasan:

“mein” adalah kata ganti kepunyaan untuk aku. Dan “mein” mendampingi kata benda “Ball”.

Yang kedua Possessivpronomen sebagai pengganti kata benda, contoh:

  1. Das ist sein Ball. Meiner liegt dort. (Ini bola dia. Bolaku terletak disana)

Penjelasan:

“meiner” adalah kata ganti kepunyaan untuk aku. Namun, “meiner” disini tidak mendampingi kata benda “Ball”, karena sudah disebutkan sebelumnya pada kalimat pertama. Dan kedua fungsi yang dimiliki Possessivpronomen memiliki bentuk deklinasi yang berbeda pula.

Kapan kata benda dan kata ganti memiliki kasus Nominativ?

Kata benda dan kata ganti memiliki kasus Nominativ, apabila mereka digunakan sebagai subjek, predikat ke subjeknya, keterangan tambahan, sapaan didalam kalimat atau nominatif absolut didalam kalimat.

Als Subjekt des Satzes (sebagai subjek di dalam kalimat)

Penjelasan:

Semua subjek dalam bahasa jerman kasusnya adalah Nominativ. Subjek terletak biasanya di awal kalimat atau di posisi ketiga setelah kata kerja. sebagai contoh:

  • Ich liebe dich. (Aku mencintaimu)
  • Das Geschenk hat der Junge zum Geburtstag bekommen. (Hadiah itu didapatkan anak muda itu pada ulang tahun)

Als Prädikativ zum Subjekt (Sebagai predikat untuk subjek)

Penjelasan:

Predikat adalah bagian kalimat yang menandai apa yang dikatakan oleh pembicara tentang subjek di dalam kalimat. Atau ketika Nominativ digunakan pada kata benda, walaupun kata benda tersebut bukan subjek di dalam kalimat. Ini hanya terjadi pada kalimat yang menggunakan kata kerja tertentu sebagai kata kerja utama, seperti: sein, werden, bleiben, heißen, scheinen. Sebagai contoh:

  • Er ist der Chef der Firma. (Dia adalah bos perusahaan)
  • Das wird der schönste Tag in seinem Leben. (Itu akan menjadi hari yang paling indah dalam hidupnya)
  • Du bleibst mein bester Freund. (Kamu tetap teman terbaikku)
  • Er heißt auch “Superman”. (Dia bernama juga “Superman”)
  • Am Himmel scheinen viele Sterne. (Di langit nampak banyak bintang)

Catatan:

Semua kalimat yang memakai kata kerja tersebut tidak membutuhkan objek secara langsung maupun secara tidak langsung, sehingga semua kalimat yang memakai kata kerja tersebut kasusnya adalah Nominativ. Kata kerja pada posisi ke dua harus selalu terkonjugasi (konjugiert) sesuai dengan Subjeknya.

Als Apposition zu einem Nominativ

“Apposition” di dalam Bahasa Indonesia disebut AposisiAposisi artinya adalah ungkapan yang berfungsi menambah atau menjelaskan ungkapan sebelumnya dalam kalimat yang bersangkutan. Jadi, ketika menambahkan keterangan selanjutnya tentang kata benda yang memiliki kasus Nominatif, maka keterangan itu disebut Aposisi. Sebagai contoh:

  • Maria, eine Schülerin, kommt aus Frankreich. (Maria, seorang murid, yang datang dari Perancis)
  • Max, ein Dozent, kommt aus Deutschland. (Max, seorang dosen, yang berasal dari Jerman)

Anreden (Anredenominativ)

Penjelasan:

“Anrede” adalah Istilah yang digunakan untuk memanggil atau menyapa seseorang. Sebagai contoh: 

  • Guten tag, Herr Rudiger! (Selamat siang, tuan Rudiger!)
  • Herzlich willkommen, Frau Schulz. (Selamat datang, nyonya Schulz)
  • Sehr geehrte Damen und Herren! (Yang terhormat nyonya-nyonya dan tuan-tuan)

Absoluter Nominativ 

Penjelasan: 

“absoluter Nominativ” adalah kata benda yang memiliki kasus Nominativ dan posisinya berdiri sendiri di dalam kalimat, sehingga tidak dipengaruhi elemen lainnya. Sebagai contoh:

  • Wir wollen Frieden schaffen, eine große Aufgabe. (Kami ingin menciptakan perdamaian, sebuah tugas besar)
  • Zu verkaufen: neue Kamera. (Dijual: Kamera Baru)

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!